From parents to parents, let's together do our best to keep our children in good health and good environment. Share..share and share..

Tuesday, March 22, 2005

Tanya Jawab tentang Demam pada Anak

Diterjemahkan oleh Tria Barmawi dari artikel yang ditulis oleh:
Donna D'Alessandro, M.D.Lindsay Huth, B.A.Peer Review Status: Internally Reviewed Creation Date: October 2001 Last Revision Date: April 2002

Pertanyaan Umum, Jawaban Singkat
- Apakah demam itu?
- Apa yang menyebabkan demam?
- Apakah demam menular?
- Termometer jenis apakah yang harus saya gunakan?
- Bagaimana caranya mengukur temperatur anak saya?
- Bagaimana mengatasi demam?
- Berapa lama seharusnya demam berlangsung?
- Bagaimana cara mencegah demam?
- Kapan saya harus menghubungi dokter?

Apakah demam itu?
Demam adalah kenaikan temperatur tubuh
Demam adalah gejala, bukan penyakit. Demam menunjukkan bahwa terjadi suatu masalah pada tubuh kita dan tubuh kita sedang mengatasinya.
Anak Anda demam bila hasil pengukuran suhu melalui anus melebihi 100.4 derajat F (atau 38 derajat C).
Anak Anda demam bila hasil pengukuran suhu melalui mulut (oral) melebihi 99.6 derajat F (atau 37.6 derajat C).
Anak Anda demam bila hasil pengukuran suhu melalui ketiak melebihi 98.6 derajat F (atau 37 derajat C).
Suhu normal adalah 97-100.4 derajat F (36-38 derajat C).


Apa yang menyebabkan demam?
Demam adalah gejala dari suatu penyakit
Demam adalah mekanisme perlawanan tubuh terhadap infeksi virus atau bakteri
Demam biasanya tidak berbahaya

Apakah demam menular?
Tidak. Demam tidak menular.

Bagaimana menggunakan Termometer?
Termometer digunakan untuk mengukur suhu tubuh anak
Selalu cuci termometer dengan air hangat (jangan panas!) setelah digunakan. Dapat juga digunakan sabun atau alkohol. Basuh dengan air dingin dan dinginkan.
Simpan termometer di tempat yang aman agar tidak mudah pecah dan tidak mudah dijangkau anak
Ada beberapa jenis termometer yang dapat digunakan dengan cara yang berbeda-beda:
1. Termometer Kaca

Termometer kaca lebih murah dari termometer lain. Mudah pecah, kadang sulit untuk dibaca, dan anak harus duduk cukup lama selama kita mengambil suhunya
Ada dua jenis termometer kaca.: Termometer oral memiliki tabung yang panjang dan ramping. Termometer anus bertabung pendek dan bulat. Termometer oral adalah yang terbaik.
Goyang-goyangkan termometer sebelum dan sesudah digunakan. Air raksa/merkuri harus ada di bawah angka awal sebelum kita menggunakannya
Ambil suhu anak Anda. Pegang termometer pada jarak dimana kita dapat mudah membacanya. Putar pelan-pelan sampai kita dapat melihat air raksanya (garis hitam).
Lihat angka dimana garis hitam berhenti. Jika angka dalam Fahrenheit, termometer akan menunjukkan 95,96,97… Jika angka dalam Centigrade maka termometer menunjukkan 35, 36, 37…
Ada garis panjang dan garis pendek pada termometer. Baca angka yang terdekat ke garis panjang terlebih dahulu.
Baru hitung berapa garis pendek yang dilalui garis hitam.

2. Termometer Digital

Termometer digital lebih mahal dari yang lainnya. Alat ini menggunakan batere tapi dapat bekerja lebih cepat walaupun anak kita masih harus duduk sebentar ketika suhunya diukur.
Nyalakan termometer
Taruh ujungnya di mulut anak atau dibawah ketiaknya. Pegang di tempatnya sampai terdengar suara atau ketika suhunya tidak berubah lagi
Angka yang tertera di layar langsung menunjukkan berapa temperatur anak

3. Termometer Tympanic (Telinga)

Termometer tympanic adalah yang paling mahal dari yang dibahas disini. Ia memerlukan batere tapi bekerja paling cepat.
Nyalakan termometer. Bila kita akan mengukur suhu di telinga, tombol harus tepat pada tulisan “EAR” atau “ORAL”. Bila kita akan mengukur suhu lewat anus, maka tulisan haruslah “RECTAL”. Paling baik jika kita menggunakan termometer ini pada telinga.
Letakkan termometer pada telinga anak. Tekan START. Pegang selama satu detik.
Angka di layar menunjukkan berapa suhu anak

Bagaimana caranya mengukur suhu anak?
Mengukur dengan sentuhan tangan pada kepala anak, wajah atau perut bukanlah cara yang baik untuk menentukan apakah anak kita demam atau tidak. Anda harus mengukur suhunya dengan termometer (bukan dengan temperature strips atau termometer empeng). Gunakan cara mengukur suhu yang terbaik sesuai usia anak Anda. Jangan pernah meninggalkan anak sendirian dengan termometer.
Bayi dan Balita
Mengukur suhunya lewat anus dengan aman tidaklah mudah
Mengukur suhu bayi di bawah ketiak adalah yang terbaik
Taruh ujung termometer di tengah ketika. Pegang dengan satu tangan dan gunakan tangan yang lain untuk memegang tangannya
Pegang termometer selama 3-4 menit
Anak diatas 5 tahun
Bila tidak sulit, ukur temperatur lewat mulut anak. Hati-hati karena anak yang lebih kecil biasanya suka menggigit termometer.
Bila anak kita baru saja minum, tunggu 10 menit sebelum mengukur suhunya
Baringkan atau suruh duduk. Letakkan termometer di bawah lidahnya. Suruh anak anda untuk menutup bibirnya tapi tidak menggigit termometer.
Pegang termometer selama 2-3 menit.

Bagaimana mengatasi demam?
Demam dapat dirawat tanpa menggunakan obat-obatan.
Tanpa obat-obatan:
· Jika anak kita masih dapat makan, minum dan main, dia mungkin sama sekali tidak memerlukan obat
· Gunakan pakaian yang ringan atau lepaskan bajunya sehingga panas dapat keluar lewat kulitnya
· Selimuti dengan selimut tipis jika dia kedinginan atau menggigil
· Tenangkan anak Anda. Terlalu banyak aktifitas dapat memperburuk demamnya.
· Berika ekstra cairan (seperti air, Popsicles, Jell-O atau juice). Jika ia tidak mau minum, berikan cairan apapun yang dia mau minum (termasuk es krim, red.)
Dengan obat-obatan:
· Obat dapat menolong anak kita merasa lebih baik tapi mungkin tidak akan memberhentikan demamnya
· Berikan Acetaminophen (seperti Tylenol, Tempra, atau Panedol) setiap empat jam
· Baca label dan ikuti petunjuknya. Beri jumlah yang tepat sesuai berat badan dan usianya
· KONSUL dengan dokter sebelum memberikan Ibuprofen (seperti Pediaprofen, Motrin, atau Advil).
· JANGAN gunakan aspriin untuk demam. Asprin dapat mengakibatkan sakit yang lebih serius, terutama bila anak kita justru sedang terserang cacar air
· Anak mungkin butuh berendam jika panasnya lebih dari 40 derajat C dan belum turun setelah 30-60 menit setelah diberi obat. Gunakan air hangat, bukan air dingin. Jangan tinggalkan anak sendirian di bak..
· Hentikan berendam jika anak mulai menggigil
· Jangan mengompreskan alkohol ke kulit anak karena dapat mendinginkannya terlalu cepat atau menyebabkan keracunan alkohol

Berapa lama demam berlangsung?
Demam biasanya berlangsung tidak lebih dari tiga hari. Kontak dokter jika suhu anak tidak turun juga.


Bagaimana mencegah demam?
Suhu tubuh bervariasi sepanjang hari
Suhu biasanya naik di udara hangat, setelah olahraga, setelah minum panas, dan ketika menggunakan baju tebal.
Demam adalah tanda bahwa tubuh kita sedang memerangi infeksi, jadi tidak perlu dicegah
Amati kelakuan anak untuk mengetahui apakah demamnya normal. Baca instruksi di bawah untuk mengetahui kapan harus menghubungi dokter.

Kapan harus menghubungi dokter?
Kontak dokter jika bayi Anda berusia dibawah 3 bulan dan suhunya tinggi
Kontak dokter jika anak Anda suhunya 40 derajat C atau lebih
Kontak dokter jika anak Anda demam dan kehilangan nafsu makan, sakit kepala, muntah atau sakit perut, rewel, mengantuk berat, menangis tidak seperti biasanya, tidak bisa menelan, sakit tenggorokan, susah nafas, sakit telinga atau sakit ketika buang air.

Ringkasan
Demam adalah peningkatan suhu tubuh
Demam adalah mekanisme perlawanan tubuh terhadap infeksi virus atau bakteri
Demam tidak menular
Secara umum ada tiga jenis termometer: kaca, digital dan tympanic
Ada beberapa cara mengukur suhu anak Anda. Gunakan yang terbaik sesuai usianya .
Kebanyakan anak tidak membutuhkan obat jika demam. Obat tidak akan menghentikan demam tapi dapat menolongnya merasa enakan.
Demam seharusnya tidak berlangsung lebih dari tiga hari.
Mengalami demam berarti tubuh kita sedang berperang melawan infeksi, jadi tidak perlu mencegahnya.
Kontak dokter jika bayi anda demam atau menunjukkan perilaku-perilaku tertentu selama demam.


References
American Academy of Pediatrics. Fever. Guide to Your Child's Symptoms 1997; 76-77.
Barton D S M.D. When Your Child Has a Fever. Contemporary Pediatrics. 1993 June (cited 2001 September 6). Available from: URL: http://www.vh.org/Patients/IHB/Peds/Infectious/Fever.html
Pediatrics. Fever Management. Virtual Children's Hospital. 1992-2001 (cited 2001 September 7). Available from: URL: http://www.vh.org/Patients/IHB/Peds/General/FeverMgmt.html
Mayo Clinic. Fever in Children: When to Call the Doctor. Mayo clinic Health Letter. 1999 October 15 (cited 2001 September 7). Available from: URL: http://www.mayoclinic.com/home?id=HQ00682&criteria=


3 Comments:

Blogger FDF said...

If you are over 65 years of age, you may be more likely to experience side effects from anxiety. Your doctor may prescribe a lower dose of the medication.

9:24 AM

 
Blogger FDF said...

Where can I get more information? Your pharmacist has additional information about Wellbutrin written for health professionals that you may read.

6:31 AM

 
Blogger FDF said...

What other drugs will affect Bontril? � Do not take ketoconazole (Nizoral) or itraconazole (Sporanox) during treatment with Bontril without first talking to your doctor.

9:46 PM

 

Post a Comment

<< Home